Welcome to FRENDI FERNANDO (Majenang)Website ... monggo dinikmati...

Sabtu, 22 Desember 2012

Termasuk tokoh yang saya kagumi...

Mahathir Mohamad

 (Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)

Tun Dr. Mahathir bin Haji Mohamad (juga Mahathir bin Mohammad; lahir di Alor Star, Kedah, Malaysia, 20 Desember 1925; umur 86 tahun) adalah seorang politikus Malaysia. Ia adalah Perdana Menteri Malaysia keempat, menjabat dari dari 16 Juli 1981 hingga 31 Oktober 2003. Di bawah kepemimpinannya Malaysia mengalami modernisasi yang pesat dan menikmati kemakmuran di segala lapisan masyarakat.
Ayahnya bernama Encik Mohamad bin Iskandar dan ibunya bernama Wan Tempawan binti Wan Hanafi. Mahathir Mohamad dilahirkan di sebuah rumah di Lorong Kilang Ais, Seberang Perak, Alor Setar, Kedah. Mohamad merupakan anak kesembilan.
Ia bertanggungjawab memecat Datuk Seri Anwar Ibrahim dari semua jabatan dalam kerajaan dan partai politik UMNO pada tahun 1998. Tun Mahathir bin Mohamad pensiun pada 31 Oktober 2003 dan mengangkat Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi sebagai Wakil Perdana Menteri menggantikannya.
Mahathir Mohamad berhenti sebagai PM Malaysia dan digantikan Abdullah Ahmad Badawi pada 31 Oktober 2003.

Kritik

Ia rajin mempromosikan negaranya sebagai negara Islam dengan menyatakan, "UU Islam atau hukum syaro’ ditegakkan di Malaysia dengan memperhitungkan keadaan negara yang majemuk keberagamannya dan keadilan yang menjadi bagian pokok dalam UU Islam." Ia juga merujuk Daulah Islam di Cordova, Spanyol yang masyarakatnya majemuk. Meski begitu kenyataannya tidak demikian. Praktek kehidupan kapitalisme-sekularisme bertebaran di sana dengan pesta tahun baru dengan penari berpakaian minim di klub-klub malam terkenal di Kuala Lumpur. Juga ada tempat judi di Genting Highlands. Malaysia tak mewajibkan muslimahnya berjilbab. Selain itu tokoh penting dan penguasanya menolak anggapan jika negaranya ialah negara Islam, seperti Tunku Abd. Rahman Putra, bapak kemerdekaan Malaysia.

Setelah mundur menjabat

Ia mengaku kecewa telah memilih Abdullah Ahmad Badawi sebagai pemimpin UMNO dan perdana menteri untuk menggantikannya. Kritikan semakin pedas dan berujung sulit diselesaikan. Koran The Star mengutip pernyataannya pada 27 Juli 2006 mengenai pekerjaan barunya selain mengkritik. Ia membuka toko roti bernama The Loaf di Langkawi, Malaysia. The Loaf merupakan usaha patungan dengan perusahaan Jepang. Ia memegang 51 persen saham atas nama M&M Concolidated Resources Sdn Bhd. Toko rotinya berencana membuka cabang di Kuala Lumpur, Phuket, dan Singapura. Sebelum terjun ke politik, ia telah menjalankan usaha klinik kesehatan dan pompa bensin.
Ia mengumumkan pengunduran diri dari UMNO pada 19 Mei 2008 untuk menekan Badawi agar ia mundur dari jabatannya.

Tambahan dari beberapa situs:

JAKARTA (Lampost):Universitas Mercu Buana (UMB) memberikan UMB Award kepada mantan Perdana Menteri Malaysia YABhg Tun Dr Mahathir Muhammad di Auditorium kampus setempat, Jakarta, Kamis (8-11). Penghargaan diserahkan Ketua Dewan Pembina Yayasan Menara Bhakti, Probosutejo.

Penyerahan UMB Award ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke 27 UMB. Mahathir memberikan kuliah umum didampingi Juwono Sudrano (Mantan Menhan RI), dengan moderator Atmadji Soemarkidjo, (dosen FIKOM UMB).

Hadir dalam acara tersebut H. Probosutejo, Siti Hardijanti Rukmana (ketua yayasan Harapan Kita), Arissetyanto Nugorho, (Rektor Universitas mercu Buana), Try Sutrisno (mantan wakil Presiden RI Periode 1993-1998) serta 1660 peserta lainnya meliputi perwakilan dari JASA Malaysia, LSM, pengusaha, perwakilan Kemendikbud, dinas Pendidikan DKI Jakarta dan Kota Tangerang, serta para guru dan siswa siswi SMA/SMK se-Jabodetabek dan mahasiswa UMB.

Rektor UMB Arissetuanto mngatakan sosok Mahathir Mohamad dikenal sesebagai seseorang yang sangat berjasa dalam membangun persahabatan dan perdamaian antara Indonesia dan Malaysia. Memiliki kemampuan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan, kemasyarakatan dan kemanusiaan, bersama sama mantan Presiden RI, Soeharto, berhasil membangun kemakmuran Indonesia dan Malaysia baik dalam kancah ASEAN dan internasional

Mahathir Mohammad telah membawa Malaysia dari sebuah negara Asia Tenggara yang “biasa-biasa” saja menjadi sebuah negara yang dihargai di berbagai bidang, yang ekonominya berkembang dan diakui dunia. Kala menjadi Perdana Menteri tahun 1981, ia menerapkan program pemberdayaan bumiputra dengan NEP (New Economic Program) tanpa bersikap diskriminatif kepada kelompok ekonomi lainnya.

Tahun 1991, ia melancarkan program ambisius yang popular dengan istilah Vision 2020. yang bertujuan membuat Malaysia menjadi salah satu negara termaju di dunia, dengan demikian menggenjot pertumbuhan ekonomi yang tadinya 7% pertahun menjadi 9% setiap tahunnya. Bersama Presiden Soeharto, PM Lee Kuan Yew dan Presiden Fidel Ramos, mereka memperkuat ASEAN menjadi organisasi lembaga kerjasam regional yang diperhitungkan di dunia, malahan jauh-jauh sebelum Uni Eropa berdiri.

Menyimak hubungannya yang sangat mendalam dengan Soeharto, Mahathir mengakui Soeharto adalah pemimpin Indonesia dan pemimpin besar kawasan, yang berhasil membangun Indonesia maju setara dengan negara negara di Asia." Malaysia tidak akan pernah melupakan sumbangsih Pak Harto yang berjasa mengakhiri konfrontasi RI-Malaysia," kata Mahathir.

Acara Mahathir ini terselenggara atas kerjasama UMB dan JASA Malaysia. Selain kuliah umum, UMB juga menggelar kompetisi pembuatan film dokumenter Refleksi Hubungan RI dan Malaysia, pelatihan Citizen Journalism untuk mahasiswa serta penyerahan buku YABhg Tun Dr Mahathir Mohamad berjudul Doktor Umum yang rilis pada April 2012 lalu.

UMB Award adalah penghargaan yang diberikan kepada sosok pemimpin yang berkontribusi dalam pembangunan dan kemajuan masyarakat Indonesia dan Regional. UMB Award sebelumnya diberikan kepada Roeslan Abdulgani, Ali Alatas, Rosihan Anwar , Emil Salim, Sri Mulyani. (HES/L-4)

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad mengatakan hampir semua negara di dunia saat ini menerima sistem demokrasi. Namun, menurut Mahathir Mohammad masih banyak yang kurang faham arti sebenarnya demokrasi.

"Dalam demokrasi ada kebebasan yang bermacam-macam dan rakyat sering memaknai demonstrasi sebagai bagian dari kebebasan," ujar Mahathir dalam kuliah umum di Kampus Universitas Mercu Buana, Jakarta, Kamis (8/11).

Mahathir mengingatkan banyaknya demonstarsi yang banyak dilakukan rakyat dan pekerja bisa membuat negara kehilangan daya saing. Hal itu juga bahkan bisa membuat pembangunan ekonomi terhambat. Ia menambahkan jika di sejumlah negara maju yang rakyatnya sudah dewasa dalam berdemokrasi, penerapan kebebasan tak bermasalah. Namun, hal ini berbeda di negara-negara berkembang.

"Kebebasan diartikan oleh banyak serikat buruh sebagai kenaikan upah sepanjang tahun. Jika ini terjadi maka negara tidak punya daya saing dalam hal ekonomi," jelas pria kelahiran 20 Desember 1925 itu.

Menurut pria yang pernah berkuasa di negeri Jiran selama 22 tahun ini, jika ingin dapat manfaat demokrasi rakyat harus mengerti batasan kebebasan. Sebab jika salah diartikan bisa menghambat pembangunan.

"Ekonomi Eropa sedang turun, saatnya Asia mengambilalih dan meningkatkan daya saing ekonomi," ujar Mahatir.

Kedaulatan sebuah negara sangat ditentukan oleh pengelolaan sumber daya untuk kesejahteraan rakyat tanpa bergantung pada kekuatan asing. Negara yang berdaulat tidak gandrung menumpuk utang luar negeri karena tak ingin didikte oleh kekuatan asing.
Hal itu dikemukakan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat berdiskusi dengan peserta seminar “Demokrasi dan Kesejahteraan Rakyat” di Kampus Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (14/1). Seminar yang diadakan dalam rangka reuni alumni akbar pascasarjana Unhas tersebut dipandu Rektor Unhas Idrus Paturusi dengan menampilkan pembanding Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.
Mahathir mengakui pentingnya kerja sama antarnegara dalam era globalisasi. Namun, jika kerja sama itu dianggap tidak adil dan tak memberikan kesejahteraan bagi rakyat, hendaklah perjanjian terkait ditinjau kembali.
Demokrasi
Saat membawakan materinya, Mahathir tampil di podium dengan menghafal pidato setebal delapan halaman folio. Mahathir mengakui, hingga saat ini demokrasi masih yang terbaik sebagai sistem dan ideologi yang mengantarkan kesejahteraan rakyat. Belum ada sistem dan ideologi yang lebih baik dari demokrasi.
“Apakah yang lebih adil dari pemerintahan rakyat oleh dan untuk rakyat ? Jika praktik demokrasi tidak berjaya mendatangkan kesejahteraan bagi rakyat, sebabnya bukanlah karena prinsip-prinsip demokrasi itu sendiri, tetapi karena kesalahtafsiran,” ujar Mahathir yang datang ke Makassar bersama istrinya Tun Siti Hasmah, dengan menumpang jet pribadi.
Pada dasarnya, menurut Mahathir, demokrasi memperuntukkan kuasa bagi rakyat memilih pemerintahan. Jika diberi penghormatan kepada cara-cara demokrasi, akan selamat dan stabil-lah negara itu. Jika pemerintahan yang lurus dan cakap itu dapat memerintah dalam keadaan aman dan stabil, kesejahteraan rakyat dimungkinkan tercapai.
Namun, jika pemerintahan yang dipilih rakyat melalui pemilihan umum tidak dapat menunaikan janji, menunjukkan prestasi yang terlalu buruk, rakyat gelisah dan tak dapat menunggu pemilihan umum diadakan, maka pemerintahan boleh dijatuhkan melalui mosi tidak percaya dalam dewan.
Mahathir mengingatkan, walaupun demokrasi berjalan dengan baik, tak ada jaminan bahwa situasi itu akan membawa kesejahteraan bagi rakyat. Segalanya bergantung pada budaya dan kedewasaan rakyat negara yang bersangkutan/
Sesungguhnya, menurut Mahathir, sistem semata-mata tidak akan dapat mewujudkan pemerintahan yang berwibawa dan mampu membawa kesejahteraan kepada rakyat dan negara. “Sistem apa pun boleh membawa kesejahteraan kepada rakyat jika yang berkuasa prihatin, cinta kepada negara dan rakyat, serta ingin melihat negara maju,” ujar Mahathir

 Mantan Perdana Menteri Malaysia Dr. Mahathir Muhammad mengirimkan surat nasehat kepada Presiden Terpilih Amerika Barrack Obama pada Tahun Baru 2009 ini. Mahathir memang dikenal keras kepada tindakan-tindakan Amerika yang jahat dan keras kepala. Dari Awal sejak dia sebagai perdana menteri Malaysia sudah menunjukkan profesionalitas dari dirinya. Dia tidak takut sama siapa saja, selama apa yang dia lakukan benar adanya.
Beda dengan Presiden Indonesia dengan Mahathir Muhammad sangat jauh. Presiden Indonesia takut mengkritisi kebijakan-kebijakan jahatnya Amerika. Apa karena Indonesia sangat bergantung kepada Amerika, yaitu banyak hutangnya, dan takut di Embargo seperti Palestina sekarang ini. Dan Indonesia tidak seperti Malaysia yang membuktikan kebencian kepada Amerika dan Israel dengan memboikot Produk-produknya. Diantaranya McD, KFC, AW, dan Produk2 yang lainnya. Coba Indonesia seperti itu, Insya Allah Restoran-restoran Khas Indonesia akan jauh lebih maju, seperti Ayam Bakar Suratih, Ayam Bakar Taliwang, Ayam Goreng Kalasan, dan Lain-lain sebagainya.
Mahathir Muhammad dalam suratnya memberikan nasehat-nasehat yang sungguh sangat baik buat Amerika dan Dunia pada umumnya. Nasehat-nasehat-nya itu diantaranya :
  1. Berhentilah membunuhi orang. Amerika Serikat terlalu tergila-gila membunuh orang untuk mencapai tujuan-nya. Anda menyebut perang, tetapi peperangan masa kini bukan tentara profesional yang saling berkelahi dan membunuh satu sama lain. Itu adalah membunuh orang-orang biasa yang tidak bersalah yang jumlahnya ratusan ribu. Seluruh negara akan hancur. Hentikan pembangunan senjatamu dan perencanaan peperangan masa depan.
  2. Berhentilah mendukung secara tidak pandang bulu terhadap pembunuh-pembunuh Israel dengan uang dan senjata-senjata mu. Rencana dan pengeboman warga Gaza adalah dari Anda.
  3. Berhenti menerapkan sanksi terhadap negara-negara yang tidak bisa melakukan hal yang sama terhadap Anda. Di Iraq sanksi Anda telah membunuh 500.000 orang anak dan meniadakan obat serta makanan bagi mereka. Orang lain dilahirkan cacat. Apa yang Anda capai dengan kekejaman ini? Tidak ada kecuali kebencian korban dan orang yang berpikir benar.
  4. Hentikan ilmuwan dan para penelitimu untuk temuan terbari terbaru dari senjata paling jahat untuk membunuh banyak orang secara lebih efisien.
  5. Hentikan memproduksi senjata dan hentikan penjualannya ke seluruh dunia. Itu merupakan pendapatan haram yang Anda peroleh. It is un-Christian!.
  6. Berhenti mencoba memaksakan demokrasi ke seluruh dunia. Demokrasi dapat bekerja untuk Amerika Serikat (AS), tetapi tidak selalu dapat bekerja untuk negara-negara lain. Jangan membunuh orang karena mereka tidak melaksanakan demokrasi. Usaha Anda untuk mendemokrasikan negara telah membunuh lebih banyak orang daripada pemerintah otoriter yang Anda gulingkan. Dan bagaimanapun, Anda tidak akan berhasil juga.
  7. Stop kasino-kasino yang Anda sebut sebagai institusi-institusi keuangan. Hentikan hedge fund. Stop derivasi dan perdagangan mata uang. Hentikan bank dari meminjamkan uang non-existent yang jumlahnya milyaran. Atur dan awasi bank Anda. Penjararakan para penjahat-penjahat yang memperoleh keuntungan dari menyalahgunakan sistem ini.
  8. Setujuilah “Protokol Kyoto” dan perjanjian internasional lainnya.
  9. Perlihatkan terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
  10. Saya memiliki banyak hal lain untuk mengubah resolusi yang saya pikir Anda harus mempertimbangkan dan melakukan. Tapi saya pikir Anda sudah cukup pada rencana ini untuk tahun 2009, era Kristen. Jika Anda bisa melakukannya (meski s edikit) dari apa yang saya sarankan, Anda akan diingat oleh dunia sebagai pemimpin besar. Kemudian Amerika akan kembali menjadi bangsa yang paling dihargai. Kedutaanmu akan mampu melepas pagar yang tinggi dan duri-duri yang selama ini mengelilingi nya.
(sumber : http://www.globalresearch.ca/index.php?context=va&aid=11584 yang telah diterjemahkan oleh hidayatullah.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar